Gempita Sosial: Lukis Harapan di Desa Tertinggal

Gempita Sosial: Lukis Harapan di Desa Tertinggal

 

Gempita Sosial: Lukis Harapan di Desa Tertinggal

Gempita Sosial: Lukis Harapan di Desa Tertinggal

Mendung selimuti Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Mobil yang membawa tim Gempita Sosial Dompet Peduli Ummat (DPU DT) sampai di halaman kantor kuwu (kelurahan). Tampak, puluhan pasang mata mengikuti rombongan yang sudah mereka nanti itu.

Kamis (11/2) siang, tak seperti biasanya ratusan warga berkumpul sejak pukul 10.00 WIB di sebuah bangunan sederhana. Bangunan yang dijadikan kantor kuwu itu seketika sesak dipenuhi warga yang tinggal di daerah pantai utara tersebut. Aroma khas pantai seketika menyeruak. Udara panas membuat kipas kecil yang menempel di atap ruangan seakan tak berfungsi.

Namun, udara panas tak melelehkan semangat warga mengantre giliran. Dalam hitungan menit, pendaftaran untuk memperoleh pengobatan gratis diserbu warga dengan berbagai keluhan penyakit.

Setelah mendaftar, satu persatu warga diperiksa tekanan darahnya. Walaupun sudah menyerahkan  nomor antrean, warga tampak belum bisa bersabar. Beberapa warga terdengar mengoceh dengan bahasanya setelah beberapa saat diinstruksikan untuk  mengantre. Tim Dokter dari K-Pe Sehat Daarut Tauhiid pun terlihat kewalahan melayani antusias warga di desa tertinggal tersebut.

“Saya bahagia sekali karena ada pengobatan gratis. Saya harap DPU bisa ke sini lagi,”  ujar Nurhasanah, warga setempat. Dengan logat khas Cirebonnya, ibu dua anak itu berkali-kali mengungkapkan kegembiraannya. Sesekali juga muncul harapan darinya agar acara serupa dapat diselenggarakan kembali di desa yang 75 persen penduduknya berkerja sebagai nelayan.

Ada pun kondisi lingkungan di Desa Citemu, termasuk kurang terawat. Lokasi puskesmasnya pun jauh. Faktor-faktor tersebut menjadi sebab timbulnya berbagai keluhan kesehatan. Selain itu, rendahnya tingkat perekonomian semakin memperparah kondisi kesehatan masyarakat setempat.

Karenanya, warna-warni kebahagiaan dan harapan terlukis jelas di wajah ratusan warga penghasil rajungan. Mereka berharap pengobatan gratis ini dapat diselenggarakan kembali. Bukan hanya itu, harapan untuk bisa memperbaiki kondisi perekonomian mereka pun turut mengantarkan kepulangan tim Gempita Sosial DPU DT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s