Dampingan Misykat: Utang Piutang dalam Islam

 

Dampingan Misykat: Utang Piutang dalam Islam

Dampingan Misykat: Utang Piutang dalam Islam

Kehadiran praktek lintah darat (rentenir) di masyarakat amatlah merugikan. Terutama bagi para pedagang kecil yang membutuhkan modal usaha, menjadikan mereka sebagai sasaran empuk para rentenir.

Karenanya, Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) melalui program Microfinance Syariah Berbasis Masyarakat (Misykat) memberikan materi utang piutang dalam Islam. Sebagai kiat agar tidak terjebak cara pinjam-meminjam yang diharamkan.

Materi diberikan pada kegiatan dampingan anggota Majelis al-Falah Misykat di Desa Cihideung, Bandung Barat, Kamis (8/7). Sebagai kegiatan rutin per pekannya, kali ini para anggota majelis memperoleh secara lengkap segala hal berkaitan utang piutang, termasuk contoh-contohnya di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama satu setengah jam itu, berjalan lancar. Para anggota yang merupakan ibu-ibu rumah tangga yang memperoleh modal untuk usaha di rumah mereka, merespon dengan antusias.

Diharapkan dengan dampingan rutin seperti ini, ilmu para anggota majelis semakin bertambah. Menjadikan mereka mandiri secara finansial, sehingga modal bergulir hasil zakat, infak dan sedekah para donatur dapat semakin memberikan manfaat ke angggota majelis lainnya.

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s