Pengungsi di Magelang Minim Perhatian

 

Pengungsi di Magelang Minim Perhatian

Pengungsi di Magelang Minim Perhatian

Abu vulkanik masih terasa di daerah Magelang. Hingga berita ini diturunkan, Rabu (17/11), suasana masih berdebu pekat. Magelang merupakan salah satu kota terparah yang terkena dampak abu vulkanik dari erupsi Merapi. Pohon-pohon yang adapun, sebagian besar sudah layu.

 

Tim relawan Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) telah membuka posko kemanusiaan sejak 12 November 2010. Ditemukan, masih banyak kebutuhan pengungsi yang belum terpenuhi. Mulai dari kebutuhan logistik, kesehatan, ruhani dan pendampingan (trauma healing), serta kebutuhan bagi anak-anak.

 

Setiap kali diadakan layanan kesehatan gratis dari DPU DT, dipastikan penuh oleh para pengungsi. Bahkan, seringkali para relawan kewalahan untuk melayani kebutuhan pengungsi. Terkendala jumlah tenaga medis dan logistik yang tidak sebanding dengan para pengungsi.

 

Begitu pula anak-anak di posko pengungsian. Mereka banyak yang berdatangan untuk belajar, bermain, dan mengaji di Posko Happy Center DPU DT. Jumlah mereka tak sebanding dengan kapasitas yang tersedia.

 

Minimnya perhatian di daerah Magelang dikarenakan bantuan lebih banyak terfokus di daerah Yogyakarta. Karenanya, bagi masyarakat yang hendak menyalurkan bantuan atau donasi, dapat diarahkan ke wilayah Magelang dan sekitarnya. (Nurdin Syaiful Baladi/2010)

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s