Dosa dan Cinta


Ada sebuah kisah tentang seorang anak yang menangis dihardik oleh ibunya. Keluarlah ia dari rumahnya sambil menangis. Baru saja ia akan beranjak, tiba-tiba ia berpikir: ke mana saya akan pergi? Ke mana tujuan saya? Siapa yang akan melindungi, menjaga, membela, dan mencukupi kebutuhan saya?

Dengan hati yang remuk dan rasa bersalah, ia kembali berjalan ke rumahnya. Dengan berderai air mata, ia rebahkan pipinya ke pintu dan kemudian ia berbaring, menanti pintu dibuka. Tanpa terasa ia tertidur. Ketika pintu dibuka, didapati anak itu berbaring dengan berurai air mata. Tak kuasa menahan haru melihat anaknya kembali, dibelai dan didekap anaknya.

“Duhai anakku, sudah ibu katakana, jangan langar perintah. Jangan paksa ibu melakukan sesuatu yang bukan sifat asli ibu. Jangan paksa melakukan sesuatu yang bukan sifat kasih sayang ibu,” ujar sang Ibu sambil membelainya penuh kasih dan sayang. Ibu itu kemudian membawa anaknya itu masuk ke rumah.

Itulah gambaran cinta seorang ibu terhadap anaknya. Allah penguasa langit dan bumi lebih mencintai hambanya dibanding seorang ibu mencintai anaknya. Meski ribuan dosa yang kita lakukan, bila bertaubat pasti Allah mengampuni.

Allah Mahatahu bagaimana makhluk yang Dia urus menghinanya, mencaci keagungannya. Meski kita berbuat maksiat dan melakukan dosa, kita masih tetap diberi rezeki, diberi makan dan diberi minum, diberi ilmu, dan diberi kehidupan. Begitulah Allah mencintai makhluk ciptaannya. Tidak ada yang terlewatkan. Tak sehelai daun pun yang jatuh, yang bukan atas izin-Nya. Dialah Allah Yang Mahasempurna.
Begitu juga dengan kesehatan, kebahagiaan, kesenangan, kesuksesan, prestasi hidup atau derita-derita yang kita alami, merupakan bentuk kasih sayang dan kecintaan Allah pada kita semua. Dengan itu semua, sebenarnya Allah memberikan peluang agar kita bisa kembai kepada-Nya. Inilah bentuk cinta Allah pada makhluknya.

Saudaraku, sekecil apa pun, dosa adalah dosa. Namun kita akan mendapati Allah Yang Maha Pengampun atas dosa-dosa makhluknya, jika ia benar-benar bertaubat. Insya Allah, cinta dan kasih sayang Allah akan menghapus dosa-dosa meraka yang bertaubat dengan sungguh-sungguh. Marilah kita menuju ampunan-Nya. Marilah kita memperbanyak ibadah dan ketaatan pada Allah.


(Ditranskrip oleh NURMALASARI BAYU, Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dari tausiyah pagi Radio MQFM Bandung, 19-02-2008)

http://www.dpu-online.com/artikel/detail/1/1391/Dosa%20dan%20Cinta

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s