Persiapan Dana Tahun Ajaran Baru

Salah satu pengeluaran yang tidak rutin dan menyedot banyak anggaran bagi sebuah rumah tangga adalah dana tahun ajaran baru sekolah. Pengeluaran ini akan semakin besar bila jumlah anak yang sudah bersekolah berjumlah banyak, atau ada anak yang masuk ke jenjang pendidikan baru, misalnya dari SD ke SLTP.

 

Memang saat ini di berbagai daerah, sekolah sudah banyak yang gratis. Namun tetap saja, masih banyak anggaran yang dibutuhkan, sehingga para orang tua tetap harus berutang untuk memenuhi kebutuhan dana sekolah anaknya di tahun ajaran baru.

 

Mungkin membaca artikel ini, ada yang merasa heran. Mengapa artikel ini dimuat beberapa bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai. Nah, justru itulah masalahnya. Salah satu kesalahan dalam pengelolaan keuangan adalah karena perspektif waktu kita yang masih sempit dan kurangnya persiapan pengeluaran yang besar, dan akan keluar pada masa datang. Akibatnya sering kewalahan akan dana tahun ajaran baru. Adanya pengeluaran untuk tahun ajaran baru sebenarnya merupakan sesuatu yang pasti untuk sebagian orang tua. Meskipun merupakan hal yang pasti, tapi ternyata tidak setiap orang mempersiapkannya.

 

Memang kita tidak tahu secara pasti berapa yang harus dikeluarkan. Namun, hal ini bisa diantisipasi dengan mengacu kepada anggaran tahun ajaran baru untuk tahun lalu. Karena biasanya nominal naik, maka kita perlu mempersiapkan jumlah yang lebih banyak bila dibandingkan tahun lalu.

 

Sehubungan kemampuan setiap rumah tangga berbeda, mungkin tidak setiap rumah tangga bisa menabung dalam jumlah tertentu. Sehingga dalam beberapa bulan ke depan, bisa tercukupi perkiraan pengeluaran untuk dana tahun ajaran baru. Namun, bila ternyata kita hanya mampu menabung untuk mencapai setengahnya saja, itu sudah bagus. Artinya, tidak seperti tahun lalu yang harus meminjam seratus persen dari kebutuhan dana, namun cukup 50 persen dari kebutuhan dana.

 

Mengutip sebuah kiat yang dipopulerkan oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), maka untuk persiapan dana tahun ajaran baru, perlu 3 M. Yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari kecil, dan mulai saat ini juga.(Iwan Rudi Saktiawan, trainer manajemen keuangan keluarga islami dan penulis buku)

http://www.dpu-online.com/artikel/detail/7/1697/Persiapan%20Dana%20Tahun%20Ajaran%20Baru

Iklan
By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s