Magang Para Penerima Beasiswa Mandiri

Februari hingga akhir Desember 2011 adalah ‘masa-masa sibuk’ bagi para penerima Beasiwa Mandiri (Bea Mandiri) Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid. Khusus di Kota Bandung, sebanyak 30 mahasiwa penerima progam Bea Mandiri telah memasuki masa magang.

 

Sebelumnya, selama tiga bulan mereka melewati masa training, yaitu pembekalan skill meliputi leadership, enterpreneur, materi pendayagunaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS). Kini, para peserta Bea Mandiri mendapat kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat selama masa training di unit-unit kerja DPU Daarut Tauhiid.

 

Menurut Masitoh, Kasubag P3U DPU Daarut Tauhiid, ada empat poin yang menjadi tujuan program ini. Yaitu membekali peserta dengan ilmu dunia kerja, pengalaman dunia kerja, mengenalkan bagaimana mekanisme kerja di lembaga zakat khususnya di DPU Daarut Tauhiid dan membangun jiwa peka, peduli, dan berbuat bagi sesama.

 

“Perubahan mind set peserta Bea Mandiri untuk mampu mandiri secara pribadi dan sosial juga merupakan salah satu goal getter pencapaian program ini,” ujar Masitoh ketika ditemui di sela-sela kesibukan kerjanya.

 

Setiap hari kerja (Senin s/d Jumat), para penerima Bea Mandiri ditempatkan di beberapa unit kerja DPU Daarut Tauhiid. Ada beberapa tempat yang menjadi ‘lahan magang’, yaitu pelayanan (customer service), program Misykat, Layanan Sosial, dan Media internal DPU Daarut Tauhiid.

 

Program magang yang berlangsung dari Juni hingga Agustus 20011 ini, menuntut mereka untuk mampu membagi waktu. Karena dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB, mereka terlibat dalam aktifitas perkantoran di DPU Daarut Tauhiid. Padahal, para penerima program adalah mahasiwa yang masih aktif kuliah. Sehingga perlu penyesuaian antara waktu kerja dengan jadwal kuliah. Tapi, itu tak menjadi kendala. Banyak pengalaman berharga yang mereka dapatkan ketika magang.

 

Seperti yang dirasakan oleh Riyanti, salah seorang peserta Bea Mandiri 2011. Mahasiswi semester enam Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini, mengawali aktifitas magangnya pada Kamis (9/6) di bagian customer service.

 

Walaupun kuliahnya di Pendidikan Matematika, Riyanti mengaku menyukai dunia sosial. Baginya, berbagi dengan sesama merupakan dinamika hidup yang luar biasa. “Mendapat kesempatan menjadi salah satu bagian dari Bea Mandiri DPU Daarut Tauhiid adalah pengalaman sangat berharga!” ujarnya.

 

Riyanti kini mulai mengenal dan mengetahui bagaimana ritme dunia kerja dan informasi seputar layanan DPU Daarut Tauhiid. Ia pun berharap agar selama proses magang ini, akan banyak ilmu baru yang didapatnya.

 

Riyanti juga menyampaikan bahwa training yang telah diikutinya selama 3 bulan, terbukti efektif membekali para penerima program Bea Mandiri ketika proses magang. Membuat mereka mampu dan siap ditempatkan di mana pun dan dalam kondisi apa pun. (Ratna Oktiana/2011)

http://www.dpu-online.com/news/detail/1576

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s