Wisata Pemberdayaan di Pesantren Al-Ittifaq

Secara kasat mata, Pesantren Al-Ittifaq yang berdiri pada 1 Februari 1934 M, kondisinya tak jauh berbeda dengan Pesantren Daarut Tauhiid. Bangunan pesantren menyatu dengan kompleks perumahan penduduk. Sekilas, sukar membedakan mana bangunan milik pesantren, dan mana bangunan kepunyaan warga sekitar Ciburial, Ciwidey. Tak ada tembok pembatas, khas bangunan pesantren pada umumnya.

 

Kesamaan lain, pesantren ini menyeimbangkan antara perilaku dzikir, fikir dan ikhtiar. Dzikir terlihat dari ditanamkannya peraturan untuk shalat berjamaah tepat waktu di masjid bagi para santrinya. Fikir tampak dari sistem pendidikan modern yang diterapkan. Sedangkan ikhtiar, dilihat dari kebijakan Al-Ittifaq sebagai pesantren yang berbasis agro.

 

Sehingga sangat beralasan, jika Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid pada Ahad (12/1), memilih pesantren ini sebagai tujuan dari Wisata Pemberdayaan Beasiswa Mandiri 2010. Diikuti para penerima beasiswa yang merupakan mahasiswa tingkat akhir di universitas se-Kota Bandung, kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap.

 

Tahap pertama berupa survei ke beberapa sentra perkebunan, peternakan dan perikanan. Di lahan seluas 14 hektar, para penerima beasiswa dipandu untuk melihat langsung bagaimana proses sehari-hari di tiap sentra.

 

Sedangkan tahap kedua, berupa ramah tamah dengan pihak pesantren. Disambut langsung oleh pemimpin pesantren, KH. Fuad, cucu dari pendiri pesantren yaitu KH. Mansyur. Suasana berlangsung cair, ditingkahi oleh tanya jawab antara para penerima beasiwa dengan KH. Fuad yang kerapkali melontarkan guyonan.

 

Adapun kegiatan ini merupakan tahap akhir dari program pemberian beasiwa selama setahun. Penerimanya adalah para mahasiswa tingkat akhir. Untuk program berikutnya (Beasiswa Mandiri 2011), saat ini telah dibuka pendaftaran dan akan ditutup pada 28 Februari 2011. (Suhendri Cahya Purnama/2011)

http://www.dpu-online.com/news/detail/1512

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s