Sendy Dede Yusuf: Kualitas Rata-rata, Tidak Akan Mampu Bersaing!

Anda penyuka batik? Atau peduli dengan eksistensi batik? Ya, barangkali acara seperti ini bisa menjadi bahan inspirasi. Sebagai upaya mengangkat batik ke permukaan, digelar pameran bernuansa batik di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bandung, bertajuk “Pesona Batik Nusantara 2010”.

 

Mall Pasteur Hyper Point yang terletak di Jalan Dr. Djundjunan No. 126-128 Bandung menjadi tempat pameran batik tahun ini. Dalam kesempatan tersebut, hadir Sendy Dede Yusuf, Ketua Umum Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB). Istri dari Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dede Yusuf itu secara seremonial membuka sekaligus meresmikan pameran, Rabu (1/12). Adapun pameran ini akan terus digelar hingga Ahad (5/12).

 

Sekitar 200 motif batik telah dimiliki Jawa Barat saat ini. Berbagai upaya membudayakan batik dan menyejahterakan para perajinnya pun terus dilakukan. Tak hanya pemerintah dan swasta, sebagai warga negara Indonesia, kita pun harus ikut serta berupaya mengangkat batik.

 

“Ini (batik-red) perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat,” ujar Sendy. “Karena batik merupakan nilai investasi buat kita, yang juga kita wariskan kepada anak cucu,” lanjutnya.

 

Meski telah dipatenkan UNESCO sebagai warisan tak benda beberapa saat lalu, tak berarti para perajin batik lepas tangan begitu saja. Sebuah tantangan besar menghadang dan gendrang persaingan pun telah ditabuh. Mau tak mau, batik harus tetap dipertahankan eksistensinya.

 

Dalam sambutannya, Sendy mengingatkan para perajin batik agar selalu meningkatkan kualitas hasil karyanya. “Kualitas (batik-red) yang rata-rata tidak akan mampu bersaing,” ujarnya.

 

Untuk itu, Sendy memotivasi para perajin harus semakin kreatif dan inovatif. Salah satu caranya dengan mencoba melakukan perbandingan-perbandingan. Dengan demikian, batik tak hanya jadi simbol pemersatu dan peluang lapangan kerja, tapi juga mampu bersaing di kancah internasional sebagai warisan budaya Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Nani Dada Rosada, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Erika Ayi Vivananda, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, dan Gita Edi Siswadi, Sekretaris Daerah. Budayawan Batik Nasional seperti Katura AR dan Komarudin Kudiya juga terlihat hadir. (Astri Rahmayanti/2010)

http://www.dpu-online.com/news/detail/1497

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s