Syeikh Ali Jabir “Bersih-bersih” di Daarut Tauhiid

Syeikh Ali Jabir, ulama dari Madinah itu “bersih-bersih” di Pesantren Daarut tauhiid. Benarkah? Ya, malam memang tengah diguyur hujan. Jalanan pun menjadi becek dan kotor. Walaupun demikian, jemaah masih terus memadati Masjid Daarut Tauhiid (DT), Kamis (9/12).

 

Syeikh Ali Jabir makin bersemangat “bersih-bersih”, bukan dengan sapu-sapu. Bukan juga dengan mengepel lantai masjid Daarut Tauhiid. Syeikh Ali Jabir mengajak jemaah untuk “bersih-bersih” membersihkan hati dan tidak menggantungkan diri kepada selain Allah.

 

“Jika mahabbah (rasa cinta) bisa dibersihkan, disucikan (dari selain Allah), insya Allah kita akan bahagia dan akhirat,” ujar Syeikh Ali Jabir.

 

“Kalau perilaku kita sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah, maka insya Allah, kita termasuk orang yang dicintai Allah,” lanjutnya.

 

Mulanya, banyak yang mengira Syeikh Ali Jabir akan berceramah dengan menggunakan Bahasa Arab. Ternyata, Syeikh Ali Jabir berceramah menggunakan Bahasa Indonesia. Penggunaannya pun fasih. Maklum saja, Syeikh Ali memang utusan resmi dari Madinah untuk berdakwah di Indonesia.

 

Jemaah pun semakin antusias mendengarkan ceramah tersebut. Setelah selesai salat Isya, ceramah kembali dilanjutkan hingga menjelang kajian Ma’rifatullah yang disampaikan KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).(Astri Rahmayanti/2010)

http://www.dpu-online.com/news/detail/1500

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s