Aa Gym: Hijrah dari Kemusyrikan menuju Tauhid!

Sang waktu terus berubah. Tak ada sesuatu yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Ia terjadi dengan sendirinya tanpa campur tangan manusia. Namun, perubahan perilaku manusia memerlukan ikhtiar yang diawali niat kuat untuk berubah ke arah lebih baik. Termasuk memaknai pergantian tahun baru Islam 1 Muharam 1433 Hijriyah dengan semangat hijrah.

Agar semangat hijrah terus tertanam dalam diri, Sabtu (3/12), di Dome Sentral 5 Komplek Pesantren Daarut Tauhiid Bandung diselenggarakan acara bertajuk Gema Muharam: “Bergerak dan Menggerakkan”. Acara berlangsung dari pagi hingga sore. Dihadiri majelis taklim dari dalam dan luar Kota Bandung serta masyarakat sekitar pesantren. Acara diisi dengan hiburan nasyid, bazaar berkah dan tausiah dari KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Dalam tausiahnya, Aa Gym menyampaikan akan pentingnya hijrah. Dihadapan para jamaah, Aa Gym menekankan pentingnya niat untuk berhijrah dan memahami hakikat dari hijrah. Karena hijrah yang utama adalah hijrah dari kemusyrikan menuju tauhid. Hijrah dari kemunafikan menuju sidiq.

“Jika kita telaah, mungkin saat ini diri kita masih sering berharap untuk dipuji, dikagumi, disukai, dihargai, atau dibalas budi oleh makhluk. Padahal jelas-jelas, makhluk tidak dapat memberikan manfaat atau pun mudharat tanpa izin Allah,” ungkap Aa Gym.

“Makhluk yang seringkali menjadi tempat kita bergantung, hanya jalan atas karunia Allah yang merupakan pemilik nikmat. Sehingga rasa ketergantungan kita terhadap makhluk jelaslah salah alamat.”

“Yang memiliki segala kenikmatan adalah Allah. Allahlah penggenggam diri kita karena Ialah pemilik kesempurnaan. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan terbaik dan berhenti berharap kepada selain Allah,” lanjut Aa Gym

Acara yang juga disiarkan langsung oleh TV One ini, Aa Gym tak lupa mengingatkan akan bahayanya sifat kemunafikan. Ciri-ciri seperti dusta, tidak menepati janji, dan khianat atas amanah, harus segera dikikis. Cara paling jitu mengikisnya adalah dengan melakukan sesuatu atas dasar apa yang Allah sukai, bukan makhluk (manusia) sukai.

Di akhir tausiyahnya, Aa Gym mengajak seluruh jamaah agar meresapi semangat hijrah. Semangat untuk berpindah menuju sesuatu yang lebih baik. Caranya, berhenti berharap atau takut pada makhluk. Cukuplah kepada Allah kita bergantung! (Neni Nur Fauziah/2011) http://www.dpu-online.com/news/detail/1667

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s