DPU Daarut Tauhiid Ikuti Da’i Pemberdaya

Semakin berkembangnya pengaruh informasi terhadap kehidupan masyarakat pedesaan, pengelolaan masyarakat pedesaan pun harus lebih menyeluruh. Asupan ruhani tak boleh berhenti, seiring dengan pemenuhan kebutuhan fisik yang juga harus diberikan.

 

Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ) memahami bahwa saat ini masih banyak da’i yang belum memahami konsep pemberdayaan masyarakat. Karena itu IMZ menggagas sebuah program yang bertujuan meningkatkan kapasitas da’i sebagai pendakwah, sekaligus mampu mendampingi dan memberikan solusi konkret kepada masyarakat binaannya melalui program-program pemberdayaan. Program ini diberi nama “Da’i Pemberdaya”.

 

Peserta program Da’i Pemberdaya adalah utusan lembaga-lembaga yang mempunyai program pengembangan pedesaan. Sebanyak 20 peserta dari berbagai lembaga yang lulus seleksi mengikuti program ini selama empat hari di Desa Buana Jaya, Bogor, Senin-Kamis (14-17/11)

 

DPU Daarut Tauhiid sebagai lembaga yang concern terhadap pengembangan pedesaan mengirimkan tiga utusan. Mereka adalah Nursyahrani Syahid (DPU Daarut Tauhiid cabang Bogor) dan Jaka Firmansyah, Herianto (DPU Daarut Tauhiid cabang Jakarta).

 

“Alhamdulillah, di sana dapat terlibat langsung dengan masyarakat terutama dalam menganalisa permasalahan di desa dengan menerapkan metode PRA (participatory Rural Appraisal). Metode penggalian masalah setempat dengan melibatkan masyarakat,” ujar Nursyahrani Syahid.

 

Dedy Zulkarnain (LAZ BSM) sebagai sponsor program mengatakan program ini merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas da’i, terutama da’i di daerah. Diharapkan, selain meningkatnya kemampuan da’i dalam merancang program, juga menjadi langkah awal dalam membentuk sinergi program antar lembaga zakat.

 

Nana Mintarti selaku Direktur IMZ, mengungkapkan bahwa program Da’i Pemberdaya akan lebih menekankan dan menajamkan aspek penajaman program pemberdayaan bagi lembaga zakat yang mengirimkan utusan. Sehingga diharapkan peserta mampu mendesain program yang sesuai kebutuhan masyarakat. Termasuk memahami sisi teknis dari pelaksanaan program pemberdayaan.

 

Semoga para peserta Da’i Pemberdaya yang telah mengikuti pelatihan tersebut dapat bermanfaat dan mengaplikasikan ilmunya di tengah-tengah masyarakat desa. (sumber: IMZ dengan beberapa perubahan)

http://www.dpu-online.com/news/detail/1660

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s