Ketika Iman Turun

Iman itu adalah ucapan dan perbuatan. Ia dapat bertambah dan dapat pula berkurang. Demikian Rasulullah SAW pernah bersabda kepada kita, ummatnya, akan hakikat dari iman. Bahwa iman itu sifatnya bisa naik (bertambah) dan dapat pula turun (berkurang). Ia memiliki siklus, yang membuat kita harus senantiasa sigap dalam menjaganya.

Lalu, bagaimana kita menyikapi saat iman turun. Saat iman kita turun satu langkah, berusahalah agar kemudian ia naik dua langkah. Saat iman kita turun dua langkah, bermujahadahlah agar iman dapat segera naik empat langkah. Sehingga secara grafik, iman yang kita miliki polanya lurus naik ke atas (semakin baik).

Ingatlah, kita bukanlah Nabi atau Rasul yang kadar keimanannya dijaga Allah. Kita adalah manusia dengan segala kelemahannya, namun dalam keimanan mampu melebihi tingkat Malaikat. Tapi bisa juga sebaliknya, lebih rendah dari Iblis. Semuanya tergantung akan kepekaan akan rasa keimanan. Bilakah keimanan ini menurun, atau bilakah alarm akan iman yang turun, menyala agar segera ditindaki.

Oleh karenanya, saat keimanan menurun, kesadaran kita akan keimanan tersebut haruslah segera dihidupkan. Kemudian diikuti dengan tindakan segera untuk meningkatkan keimanan itu. Segeralah itu lakukan, karena kita tidak tahu, kapan kita akan dipanggil Allah.

Jadi, jangan risaukan diri kita dengan mempertanyakan akan kelabilan iman yang dimiliki. Tapi, percepatlah diri ini ketika kita merasakan iman dalam fase menurun. Percepat dengan perilaku yang mendekatkan diri pada Allah. Atau kita berupaya untuk mendekatkan diri ini dengan memasuki lingkungan atau orang-orang yang dapat menulari kita dengan aura keimanan yang dimilikinya. 

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s