Bantuan Terapi untuk Yayan

Di lantai ruangan tamu yang hanya dilapisi tikar ditambah kasur tipis, seorang paruh baya bernama Yayan, menghabiskan sepanjang hari terbaring di tempat tidur. Ia tak bisa melakukan kegiatan apa pun, hanya berbicara dan menoleh ke kanan atau ke kiri. Kondisi ini akibat kecelakaan yang dialaminya sekitar tujuh tahun lalu.

 

Untuk buang air kecil atau besar, ia selalu meminta bantuan ibu, adik, dan bibinya. Keluarganya hanyalah seorang buruh di perkebunan teh. Makan dan minum dilakukan dengan terlentang karena tubuhnya dari bagian punggung hingga kaki tidak bisa digerakkan sejak kecelakaan.

 

Kamis (25/4), tim Bantuan Sosial (Bansos) Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid berkunjung ke kediamannya di Kampung Talun, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Tim Bansosmemberikan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai. Tak hanya itu, bantuan juga berupa terapi langsung oleh seorang terapis dari Kota Bandung.

 

“Yang saya punya cuma satu, yaitu keyakinan. Keyakinan akan sembuh, walaupun entah itu kapan. Tapi saya yakin dengan ijin Allah saya sembuh,” ujar Yayan penuh semangat.

 

Sempat mendapat diagnosa dokter bahwa saraf di punggungnya terjepit oleh tulang belakang. Tidak hanya itu, Yayan pun sesekali mengalami kejang. Dalam kondisi sulit serta ditinggalkan istrinya, tidak membuat ibu Yayan putus asa. Ia selalu berada di sisi anaknya. Inilah wujud nyata dari kasih sayang seorang ibu yang tulus. (Setiadi/2013)

http://www.dpu-online.com/news/detail/1752

By pondokdhuafa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s